Sebagai
ucapan terima kasih dari Alien Sick untuk kalian yang udah ngedukung
kami dan juga dalam rangka menyambut hari raya Idul Fitri, single
NAMAMU ini kami rilis.
Perjalanan darat ke Jogjakarta akan sangat melelahkan apabila salah satu teman kami, Japi yang juga sebagai additional guitar Alien Sick nggak bisa gabung malam itu. Maka berangkatlah gue, Nandha (manager) dan Japi meluncur menyusuri tol Cipularang menuju Cileunyi, perjalanan ini akan lewat jalur selatan pulau Jawa. Untunglah malam itu di sepanjang jalan kami tidak berebut jalan dengan truk gandengan, tronton, ataupun bus malam. Maklum di jalur selatan nggak sesibuk jalur utara pulau Jawa alias pantura.
13 jam sudah ketika kami bertiga mulai memasuki daerah Wates, perbatasan antara Jawa Tengah dan Jogjakarta.
Setengah jam kemudian Hotel bintang setengah (begitu kata Japi) di daerah Demangan, sudah bisa kami tempati untuk rebahan dan beristirahat.
Waktu menunjukkan pukul 4 sore ketika kami harus interview di Radio Prambors Jogja, yang disambut oleh Icha cewe’ berbadan subur, salah seorang penyiar yang cukup rame dan bocor..., sesi wawancara itu sedikit mengobati kepenatan kami selama perjalanan. Yup... Alien Sick ke Jogja memang diundang untuk main di sebuah acara yang disponsori oleh Radio Prambors, Kriboduction On Stage pada tanggal 15 Maret 2009.
14 Maret subuh ibu manager udah sibuk siap-siap buat jemput Pronky dan Dicky di bandara Adi Sucipto, yang nyampe karena ada satu acara yang gak bisa ditinggalin.
Siang itu jam 11 siang di lapangan kampus UPN Jogja, venue tempat pentas) panasnya Jogja memang gak seperti biasanya. Cuaca panas banget pas kami harus nunggu jadwal checksound yang..... lagi-lagi ngaret dikarenakan ada beberapa power dan speaker FOH yang jebol oleh seorang soundman salah satu band pengisi yang gak tau kapasitas sound (hari gini masih ada aja kayak gitu). Kejadian ini seharusnya gak sampai terjadi kalau pihak panitia dan soundsystem lebih tanggap. Kembali lagi ke masalah profesionalisme...
Akhirnya, Alien Sick kebagian 15 menit buat checksound sebelum rundown acara yang dijadwalkan jam 1 siang.
Akhirnya ketakutan kami terjawab, saat band sebelum kami The Aftermiles yang juga dari Jakarta dan belum sempet ngerasain tidur pulas karena datang naek mobil. Ternyata kapasitas sound yang sedari tadi siang jebol ternyata tidak berubah. Jadi sudah bisa ditebak MC yang teriak dari jam 1 siang itu, dari radius 10 meter aja gak bisa kedengeran.
Sekitar jam 5 sore dengan sound yang seadanya Alien Sick tetap bermain dengan penuh semangat. Di gebrak dengan Zero di urutan pertama, disusul dengan Dendam, Namamu, Kedua, Dunia dan Malam yang sebagai penutup. Udah sekitar 11 tahun gue terakhir mentas di Jogja, akhirnya dapat kesempatan lagi.
Keesokan harinya jam 11 siang kita meluncur ke daerah Boulevard UGM menuju radio Swaragama yang disambut hangat oleh Hotlen, sang MD radio. Lalu lanjut menuju kawasan jl Wates lokasi stasiun I-Radio yang disambut oleh Yudha sebagai MD.
Langit udah gelap saat kami menyusuri areal Pura Pakualaman tempat stasiun Star Radio ini cukup mencekam, soalnya bangunan di sini adalah bagunan tua yang nampaknya seperti benteng. Bersebelahan dengan studio tempat siaran, ada satu sumur tua yang cukup angker nampaknya. Suasana berubah saat kami bertemu dengan Jeci dan teman-teman penyiar dari Star Radio. Sesi tanya jawab dan bagi2 CD berlangsung.
Lengkaplah sudah jadwal pentas dan promo radio Alien Sick di Jogja, dan masih ada satu tugas yang harus dikerjakan esok hari adalah perjalanan 13 jam menuju Jakarta.
Di perjalanan kami sadar, betapa berat perjalanan kami agar karya kami bisa didengar, diapresiasi dan dihargai. Tetapi jarak dan waktu ini belum seberapa, kami tetap harus bekerja keras buat bikin Video Klip, Pentas2 selanjutnya dan Album-album berikutnya.